Peluang dan Sistem Tatakelola Industri Keuangan Syariah di Indonesia

GUSTANI.ID - Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia punya ambisi untuk menjadi yang terdepan dalam hal pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di dunia. Hal ini tergambar dalam dokumen Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia 2019 - 2024 yang dikeluarkan oleh KNEKS tahun 2019, dimana tercanang Visi : "Indonesia Mandiri, Makmur, dan Madani dengan Menjadi Pusat Ekonomi Syariah Terkemuka di Dunia". Strategi utama yang dicanangkan untuk menuju visi tersebut ada 4 yaitu :

  1. Penguatan Halal Value Chain
  2. Penguatan Keuangan Syariah
  3. Penguatan UMKM
  4. Penguatan Ekonomi Digital




Penguatan Keuangan Syariah tergambar dari Masterplan Arsitektur Keuangan Syariah Indonesia, dimana lanskap keuangan syariah di Indonesia dibagi kedalam 4 sektor utama yaitu :
  1. Sektor Perbankan
  2. Sektor Non-Perbankan
  3. Sektor Pasar Uang dan Pasar Modal
  4. Sektor Dana Sosial Keagamaan



Lanskap keuangan syariah menggambarkan tatakelola keuangan syariah di Indonesia, mulai dari 4 sektor industri keuangan, diluar kotak indusri tersebut adalah para regulator yang berwenang terhadap industri. Dimana terdapat 13 lembaga yang berwenang mengatur industri keuangan syariah di Indonesia.

Hari Rabu tanggal 18 November 2020 saya berkesempatan untuk sharing via daring dengan Mahasiswa dalam event Insurance Festival Championship (IFEN) yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Asuransi Syariah UIN Banten. Diskusinya bertemakan "Peluang dan Sistem Tata Kelola Industri Syariah". Saya menjadi pemateri bersama Pak Erwin Noekman, ST,MBA.,AAAIK.QIP,AMII.,ACII.,AIIS (Direktur AASI).

Asuransi syariah masuk kedalam sektor industri non-perbankan. Asuransi syariah di Indonesia terus bertumbuh dalam beberapa tahun terakhir. Hingga Maret 2020 jumlah perusahaan asuransi syariah mencapai 63 perusahaan, yang terdiri dari 13 full syariah dan 53 UUS dengan jumlah aset mencapai Rp41,1 triliun. 


Alhamdulillah 2 Buku Bersama PUSKAS BAZNAS Terbit Bulan ini, Bisa Download GRATIS !

GUSTANI.ID - Salah satu tuntutan menjadi seorang akademisi adalah kemampuan membuat karya ilmiah. Menulis karya ilmiah dalam bentuk buku, kajian, jurnal, artikel, opini, dan lainnya adalah bagian dari upaya untuk meningkatkan daya analisa seorang akademisi. Sebagai Akademisi yang juga sekaligus sebagai praktisi dibidang akuntansi dan keuangan syariah menuntut saya untuk terus "memaksa" diri saya sendiri untuk produktif dalam menulis. 

Blog gustani.id yang sederhana ini adalah salah satu media saluran minat saya dibidang tulis-menulis, corek mencoret. Hobi ngeblok sudah saya tekuni sejak kuliah S1 tahun 2010 silam. Alhamdulillah sampai hari ini masih aktif posting berbagai hal, mulai dari artikel akuntansi dan keuangan syariah, sampai posting hal-hal yang bersifat kegiatan pribadi. Bahkan jualan jasa pun saya posting, dan alhamdulillah ada beberapa yang closing...hehe

Tahun 2020 ini, meski ditengah pandemi Covid-19 yang masih melanda bumi pertiwi, semakin memotivasi diri untuk terus produktif. Alhamdulillah bulan November ini dapat kabar gembira 2 buku kajian saya tentang Akuntansi dan Keuangan Zakat bisa publish. 2 buku ini adalah buku ke 3 dan ke 4 saya bersama Pusat Kajian Strategis BAZNAS. Alhamdulillah sejak tahun 2019, saya bersama tim LPPM STEI Al - Ishlah mendapat kepercayaan dari Puskas BAZNAS untuk membuat kajian - kajian ilmiah seputar Zakat. Artinya hingga 2020 ini sudah ada 4 buku kajian saya bersama Puskas BAZNAS yang terbit, dan semua buku kajian ini dibagikan secara cuma-cuma alias gratis versi e-Book nya untuk kepentingan pengembangan zakat di tanah air.

2 buku kajian saya yang terbit bersama Puskas BAZNAS pada bulan November ini, pertama berjudul "Kajian Penyusunan Pedoman Akuntansi dan Keuangan Organisasi Pengelola Zakat". Kajian ini disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku untuk lembaga zakat, yaitu PSAK 109 Akuntansi Zakat dan Infak/Sedekah untuk perlakuan akuntansi transaksi zakat dan infak/sedekah pada OPZ, sedangkan dalam penyusunan laporan keuangan OPZ merujuk pada PSAK 101 Penyajian Laporan Keuangan Syariah, sedangkan untuk transaksi yang bersifat umum pada OPZ mengacu pada SAK Umum. Buku kajian ini dapat menjadi bahan bagi OPZ dalam menyusun laporan keuangan serta manajemen keuangan. Kajian ini dapat didownload gratis di SINI


Buku ke-2 tentang "Analisis Rasio Keuangan Organisasi Pengelola Zakat: Studi Kasus atas Laporan Keuangan OPZ 2017 dan 2018" merupakan implementasi dari buku kajian Rasio Keuangan OPZ yang dikeluarkan oleh Puskas BAZNAS di tahun 2019. Buku kajian ini dapat didownload gratis di SINI


E-Book Dua buku tersebut dapat didownload secara gratis, semoga dapat menambah khazanah keilmuan dibidang perzakatan di Indonesia.


Penulis : Gustani, SEI.,M.Ak.,SAS

Memberikan Konsultasi Akuntansi dan Keuangan Syariah Kepada PT. Rohmah Berkah International

GUSTANI.ID - Bisnis berbasis syariah terus mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir ini, seiring dengan meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap prinsip - prinsip syariah dalam berekonomi. Tak hanya pada sektor keuangan, prinsip syariah juga mencakup bisnis di sektor usaha riil. Sebagai contoh kini hadir klinik syariah, rumah sakit syariah, hotel syariah, pariwisata syariah, salon syariah, bahkan ada loundry syariah...he.

Beberapa waktu lalu tanggal 7 Oktober 2020 bertempat di Kedai Nonya Rumah Kota Bandung, saya mendapat undangan untuk memberikan konsultasi akuntansi dan keuangan syariah kepada PT Rohmah Berkah International atau yang lebih dikenal dengan brand Bekam & Rukyah Center (BRC). BRC merupakan usaha yang bergerak dibidang pengobatan Islami yang dirintis pada tahun 2004 silam. Berpusat di Bandung, kini BRC sudah melebarkan sayapnya ke beberapa wilayah lainnya puluhan cabang yang sudah beroperasi.

Diskusi dengan Manajemen BRC

Diskusi dengan Manajemen BRC


Menerima Oleh-Oleh Herbal dari Manajemen BRC

Usaha pengobatan Islami pun termasuk segmen usaha yang berlandaskan prinsip syariah, karena jasa pengobatan yang diberikan merujuk pada pengobatan Nabi, seperti bekam. Transaksi lainnya pun mengikuti prinsip-prinsip syariah, seperti pendanaan usaha yang menerapkan prinsip bagi hasil dengan investor atau shohibul maal. 

Saya mencoba bekam di BRC cabang Cirebon

Skema syirkah yang digunakan dengan investor menuntut perusahaan dapat mempertanggungjawabkan hasil pengelolaan usaha dalam bentuk laporan keuangan sebagai landasan dalam mendistribusikan bagi hasil kepada investor. Bagi hasil yang diberikan kepada investor harus berdasarkan realisasi usaha yang dijalankan. 

Bentuk pertanggungjawaban perusahaan salah satunya adalah dengan menyajikan laporan keuangan yang baik sesuai dengan usaha riil yang dijalankan serta sesuai prinsip syariah dan standar akuntansi keuangan yang berlaku. Laporan keuangan usaha yang bergerak dengan prinsip syariah harus menyajikan laporan keuangan yang mencerminkan kegiatan bisnis seperti Neraca, Laporan Laba Rugi, Laporan Arus Kas, dan Laporan Perubahan Ekuitas. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah perusahaan diharapkan juga dapat menyajikan laporan keuangan yang mencerminkan kegiatan sosial, jika perusahaan mengelola dan zakat atau infak sedekah. 

Jasa Konsultasi Akuntansi dan Keuangan Syariah

Konsultasi Akuntansi dan Keuangan Syariah untuk usaha lebih berkah dengan prinsip syariah dapat menghubungi saya DISINI. Konsultasi mencakup :

  1. Konsultasi Penyusunan dan penyajian laporan keuangan yang sesuai prinsip syariah dan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku.
  2. Konsultasi skim bagi hasil usaha yang sesuai prinsip syariah 
  3. Konsultasi akad - akad syariah untuk usaha 
  4. Konsultasi keuangan usaha berbasis syariah


Profil BRC

BRC awalnya dirintis serta dipimpin oleh Bapak Asep Hasan Badri, tanggal 29 Juni 2004 merupakan awal BRC hadir di pentas sejarah kebangkitan Islam. BRC hadir sebagai jawaban atas miskinnya pengobatan islam, hadir pula sebagai jawaban dari kondisi umat islam yang tenggelam dalam pengobatan yang tidak syar’I, terjebak syirik banyak menimbulkan mudharat dan sebagainya. 

Pada mulanya BRC hadir dengan menggunakan nama BRC; singkatan dari Bandung Ruqyah Center, namun seiring dengan berkembangnya BRC ke seluruh kota di tanah air, terutama saat itu yang menjadi fokus adalah JABODETABEK dirasa kurang relevan apabila menggunakan nama Bandung Ruqyah Center sebagai brand, awal 2008 BRC merubah kepanjangannya menjadi BEKAM & RUQYAH CENTER. 

Dalam kurun waktu perjalanan yang baru berjalan kurang dari 5 tahun BRC telah berhasil mendirikan 26 cabang di Indonesia dan 2 Cabang di luar negeri, yaitu di Malaysia dan Singapura. BRC pun memperluas peta dakwahnya, tidak hanya bergerak di kesehatan saja namun mencoba terjun ke pendidikan yang berbasis Thibbun Nabawi, bisnis, makanan dan training dengan memegang konsep makna sehat yang ternyata bukan fisik saja namun didukung dengan sehat secara finansialnya, sehat lingkungan sosialnya, sehat perekonomiannya dan sebagainya. Telah berdiri pula divisi khusus dlam pengelolaan makanan halal thoyib, BRC Food yang mengeluarkan beberapa produk: air sehat BRC, beras organic, kue dan sirup, serta ayam organic. BRC juga telah mengawali program ibadah Umroh dan Haji plus thibbun nabawi. 

Thibbun Nabawi Klinik BRC adalah sebuah tempat pengobatan berbagai macam penyakit medis ataupun non medis. Adapun terapi yang tersedia di Klinik BRC adalah : 
1. Diagnosa Iridologi 
2. Terapi Ruqyah 
3. Terapi Bekam + Sebat Rotan 
4. Terapi Kay Modern 
5. Terapi rawatan penyakit dengan herbal 
6. Terapi Detoks 
7. Terapi Lintah
8. Konsultasi
9. Psiko thibbunnabawi

Terapi-terapi di atas terbukti sangat efektif dalam menangani berbagai macam keluhan penyakit ringan dan berat, oleh Karena itu tanggapan dari masyarakat terhadap Klinik BRC sangatlah baik, sehingga dalam jangka waktu 2 tahun saja BRC telah berhasil memperluas cabang-cabangnya, baik di dalam dan luar negeri serta tidak kurang dari 20.000 pasien yang rutin berobat ke klinik BRC. 
Terapi di atas juga merupakan kunci produktifitas hidup, yang berguna tidak hanya untuk yang menderita sakit saja akan tetapi bagi yang sehat pun sangat memerlukan terapi diatas tersebut untuk menjaga kesehatannya.

Yang ingin mencoba pengobatan ala Nabi dari BRC dapat langsung pesan melalui link KLIK BRC

PRODUK & JASA

RISET & KARYA TULIS

KEISLAMAN

PELATIHAN

AKUNTANSI SYARIAH

SERBA SERBI