Pelatihan DPS BMT oleh Gakopsyah Jabar & DSN-MUI Institute di Bandung

Kebutuhan akan posisi Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang profesional terus meningkat seiring dengan terus bertambahnya entitas syariah. Salah satunya adalah DPS untuk BMT atau koperasi syariah. Terlebih lagi sejak regulasi perkoperasian mewajibkan DPS pada koperasi syariah harus bersertifikat DPS dari DSN MUI.


Bertempat di Hotel Pooster, Bandung, Gakopsyah Jawa Barat bersama DSN MUI Institute mengadakan pelatihan dan sertifikasi DSP untuk BMT sejak tanggal 12-14 Juli 2018. Di ikuti oleh 30 orang dari berbagai entitas, baik BMT, kampus, dan dinas koperasi.


Di acara tersebut alhamdulillah saya berkesempatan untuk menjadi salah satu pemateri. Materi yang saya sampaikan adalah terkait dengan Akuntansi Syariah pada BMT.

Perlakuan akuntansi pada entitas syariah seperti BMT ini cukup unik, sebab kehadiran akad-akad syariah. Karakteristik pada akad syariah sangat mempengaruhi perlakuan akuntansinya. Oleh karena itu Akuntansi Syariah sangat Akad Prinsiple, alias berbasis akad.

Seperti munculnya unsur Dana Syirkah Temporer (DST) pada sisi pasiva pada neraca/ laporan posisi keuangan yang disebabkan penerapan akad syirkah (mudharabah) pada produk simpanan. Simpanan yang diterima dengan akad mudharabah tidak bisa diakui sebagai liabilitas atau ekuitas oleh BMT , karena karakternya berbeda.

Diskusi seputar Akuntansi Syariah dengan saya kontak 082357909050 (WA)

PRODUK & JASA

RISET & KARYA TULIS

KEISLAMAN

PELATIHAN

AKUNTANSI SYARIAH

SERBA SERBI