Webinar Akuntansi Syariah untuk DPS BMT

GUSTANI.ID - Salah satu objek pemeriksaan DPS dalam memastikan kepatuhan syariah suatu lembaga adalah laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan bentuk pertanggungjawaban manajemen dari sisi keuangan. Informasi yang tersaji adalah informasi keuangan yang menggambarkan posisi serta kinerja keuangan suatu lembaga. Laporan keuangan juga menyajikan kepatuhan syariah serta pertanggungjawaban sosial lembaga. Oleh karena itu, DPS harus memiliki pemahaman yang mendalam terhadap laporan keuangan syariah, agar dapat memberikan opini syariah terhadap laporan keuangan yang disajikan manajemen. 



Namun banyak DPS yang tidak memahami laporan keuangan, yang disebabkan latar belakang pendidikan DPS kebanyakan adalah lulusan keagamaan. Atas dasar tersebut, PBMT Institute bekerjasama dengan MPD PBMT Wilayah Jawa Tengah mengadakan pelatihan online Akuntansi Syariah untuk DPS BMT. Alhamdulullah saya berkesempatan untuk menjadi Narasumber di acara pelatihan tersebut. Pelatihan dilakukan secara daring via aplikasi Zoom, dilaksanakan dalam 4 sesi pada tanggal 10, 12, 24, dan 26 November 2020. Di ikuti oleh lebih dari 50 BMT di Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Materi yang saya sampaikan terbagi kedalam 11 Materi yang berkaitan dengan transaksi pada BMT yaitu :

  1. Pengantar Akuntansi Syariah
  2. Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian laporan Keuangan Syariah
  3. Penyajian Laporan Keuangan Syariah
  4. Akuntansi Murabahah
  5. Akuntansi Salam
  6. Akuntansi Instisna'
  7. Akuntansi Mudharabah
  8. Akuntansi Musyarakah
  9. Akuntansi Ijarah
  10. Akuntansi Zakat dan Infak/Sedekah
  11. Akuntansi Wakaf



Tujuan dari pelatihan ini adalah DPS memahami jenis dan struktur laporan keuangan BMT, dimana jenis laporan keuangan BMT yang lengkap terdiri dari 7 jenis yaitu: Laporan Posisi Keuangan, Laporan Perhitungan Hasil Usaha, Laporan Perubahan Ekuitas, Laporan Arus Kas, Laporan Sumber dan Penyaluran Dana Zakat, Laporan Sumber dan Penyaluran Dana Kebajikan, dan Catatan Atas Laporan Keuangan. Sedangkan unsur dari laporan keuangan BMT yang mesti disajikan adalah Aset, Liabilitas, Dana Syirkah Temporer, Ekuitas, Pendapatan, Hak Pihak Ketiga Atas Bagi Hasil, dan Beban. Selain itu, DPS juga diajarkan bagaimana perlakukan akuntansi untuk akad-akad syariah seperti akad murabahah, mudharabah, musyarakah, ijarah, zakat, infaksedekah, dan wakaf. 

Saya menyampaikan beberapa isu syariah yang mesti dipahami dan didalami oleh DPS ketika memeriksa Laporan Keuangan BMT. 

Terimakasih telah berkunjung ke blog Gustani.ID, Semoga bermanfaat !
EmoticonEmoticon