Jasa Audit Keuangan untuk BMT / Koperasi Syariah


Dalam beberapa tahun terakhir Koperasi Syariah atau yang lebih dikenal dengan Baitul Maal wa Tamwil atau disingkat BMT terus mengalami pertumbuhan yang cukup pesat. Diperkirakan jumlah BMT di Indonesia saat ini mencapai 5.000 lembaga dengan jumlah aset mencapai Rp 16 triliun dan melayani kurang lebih 4 juta anggota. 

Sebagai lembaga intermediasi  keuangan, pengelolaan keuangan BMT haruslah transparan dan akuntanbel, salah satunya dibuktikan dengan telah dilakukannya AUDIT INDEPENDEN atas laporan keuangannya. 

Peraturan Menteri No 11 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah oleh Koperasi, dalam bab IX Penilaian Kesehatan, pasal 33 mewajibkan koperasi syariah yang memiliki aset diatas 5 miliar Rupiah untuk diaudit oleh akuntan publik. 


KSPPS dan USPPS Koperasi yang mempunyai total Aset paling sedikit Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah) dalam 1 (satu) tahun buku wajib diaudit oleh akuntan publik dan melaporkan hasilnya kepada rapat anggota

AUDIT atas laporan keuangan dapat memberikan sejumlah manfaat bagi BMT, diantaranya :
  1. Menunjukan ke-profesional-an dalam pengelolaan keuangan
  2. Meningkatkan kepercayaan anggota/nasabah
  3. Memenuhi persyaratan untuk akses permodalan ke LPDB atau perbankan dan sumber dana lainnya
  4. Pertanggungjawaban pada saat RAT
  5. kepatuhan terhadap regulasi 
  6. meningkatkan mutu dari laporan keuangan yang disajikan

Untuk itu, kami menyediakan JASA AUDIT Laporan Keuangan untuk BMT  KSPPS/USPPS/LKMS/Kopontren. JASA AUDIT yang kami kerjakan berada dibawah supervisi Kantor Akuntan Publik (KAP) rekanan kami yang terpercaya. Kami berkompeten melakukan audit laporan keuangan BMT. Hasil audit kami akan memberikan pernyataan pendapat (opini) mengenai kewajaran laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi keuangan untuk BMT yaitu SAK ETAP dan SAK Syariah

Audit dilakukan terhadap laporan keuangan koperasi syariah yang meliputi aspek kegiatan bisnis (tamwil) dan sosial (maal). Laporan keuangan koperasi syariah yang lengkap terdiri dari :

  1. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
  2. Perhitungan Hasil Usaha
  3. Laporan Arus Kas
  4. Laporan Perubahan Ekuitas
  5. Laporan Sumber dan Penyaluran Dana Zakat
  6. Laporan Sumber dan Penggunaan Dana Kebajikan
  7. Catatan Atas Laporan Keuangan 

Kami berkompeten di bidang akuntansi syariah yang ditunjukan dengan telah mendapat Sertifikat Akuntansi Syariah (SAS) serta memiliki latar belakang pendidikan ekonomi syariah.

Pengalaman kami telah melakukan audit dibeberapa BMT.

Hubungi kami melalui 082357909050 



Gustani, SEI.,M.Ak.,SAS


1 komentar:

Terimakasih telah berkunjung ke blog Gustani.ID, Semoga bermanfaat !
EmoticonEmoticon