GUSTANI.ID - Strategi Audit adalah Perencanaan dan pelaksanaan audit maka auditor berupaya untuk dapat menurunkan risiko pada tingkat rendah sehingga mampu mendukung opini audit atas kewajaran laporan keuangan. Strategi audit yang dipilih auditor akan menentukan banyaknya bukti audit dan materialitas yang ada dalam laporan keuangan.
PENDEKATAN STRATEGI AUDITOR
- Memperoleh pemahaman pengendalian intern dan mendokumentasikan pengendalian intern yang ada pada perusahaan.
- Menetapkan risiko pengendalian berdasarkan pengujian pengendalian yang dilakukan atas pengendalian intern perusahaan klien.
- Melakukan penilaian terhadap risiko pengendalian yang telah ditetapkan untuk mendukung pengujian substantif yang direncanakan auditor
- Merancang pengujian substantif
- Memperoleh pemahaman industri dan usaha klien, serta pengendalian intern yang ada pada perusahaan klien.
- Merencanakan dan melaksanakan pengujian pengendalian dan dokumentasi pengendalian intern perusahaan klien
- Menetapkan risiko pengendalian berdasarkan pengujian pengendalian
- Melakukan penilaian terhadap risiko pengendalian yang telah ditetapkan untuk mendukung pengujian substantif yang direncanakan auditor
- Merancang pengujian substantif.
- Pengujian pengendalian dapat dilakukan pada dua periode :
- Selama pelaksanaan pekerjaaninterim
- Bersamaan dengan pelaksanaan prosedur audit
- Meminta keterangan dari manajemen perusahaan pd karyawan yang tepat
- Memeriksan dokumen, catatan, dan laporan keuangan
- Mengamati aktivitas yang berkaitan dengan pengendalian
- Luas bukti audit
- Pengurangan risiko pengendalian yang direncanakan
- Pengujian substantif atas transaksi, yaitu pengujian yang digunakan untuk menentukan apakah tujuan audit atas asersi yang berkaitan dengan transaksi telah dipenuhi. Contoh : membuktikan apakah transaksi penjualan benar terjadi dan ada pada tanggal neraca (asersi keterjadian dan keberadaan) dan membuktikan apakah semua transaksi penjualan telah di catat dengan benar (asersi kelengkapan)
- Pengujian rincian saldo adalah pengujian yang berfokus pada saldo akhir buku besar, baik akun laporan posisi keuangan atau laporan laba rugi. Contoh konfirmasi saldo pelanggan menyangkut piutang usaha dan melaksanakan stock opname pada persediaan.
- Prosedur analitis substantif adalah prosedur yang memperlihatkan perbandingan jumlah yang tercatat dengan harapan yang dikembangkan oleh auditor. Fungsinya:
- Menilai kemampuan perusahaan dalam menjaga kelangsungan usahanya
- Mendeteksi kemungkinan adanya kesalahan yang berdampak material pada laporan keuangan perusahaan klien
- Menentukan dapat tidaknya dilakukan pengurangan pengujian rincian saldo
Pelatihan & Pendampingan
Butuh pelatihan atau pendampingan untuk lembaga Anda?
G-Consulting menyelenggarakan in-house training dan pendampingan implementasi Akuntansi & Keuangan Syariah: CKPN PSAK 413/414, SAK EP, PSAK terkini, hingga penyusunan SOP akuntansi. Untuk bank syariah, BPRS, BMT/koperasi syariah, dan perusahaan, langsung bersama Gustani dan tim tenaga ahli PT Growup Consulting Indonesia.
Tanya Jadwal via WhatsApp Lihat Program Kami

terima kasih , mhn ijin download dan menjadi salah satu referensi
ReplyDelete